Kamis, 02 Februari 2023

Indonesia Karate-Do Peng.Prov DKI Jakarta, Gelar Ujian Kyu (Kenaikan Sabuk)


 




Jakarta-Bertempat di Lapangan tenis Indoor  Bojana Tirta Bea dan Cukai.

Jl. Bojana Tirta E No.4, RW.15, Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Inkado (Indonesia Karete-Do) Peng.Prov DKI Jakarta menggelar ujian kenaikan sabuk atau Ujian Kyu yang diikuti Kurang lebih 400 Karateka dari sabuk putih sampai sabuk coklat,yang berasal dari 5 Wilayah di DKI Jakarta,diantaranya Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Minggu,(30/01/2023).


Kenaikan sabuk melalui ujian Kyu ini adalah hal biasa dan lumrah di setiap perguruan,sebagaimana yang terjadi juga di dalam Inkado (Indonesia Karate-Do) sebagai nilai prestasi dan tanda keberhasilan dalam menyerap apa saja yang di ajarkan oleh senseinya selama ini.


Sihan Yusran Arif (Ketua KSH Inkado DKI, yang juga anggota Dewan Guru Inkado DKI) sekaligus sebagai penguji,  bersama para anggota dewan guru di Ujian Kyu kali ini, menyampaikan keawak media.


"Kegiataan ini tujuannya adalah untuk menyeragamkan dan menjaga persatuan dan kesatuan INKADO yang ada di DKI Jakarta serta meningkatkan prestasi teknik maupun tehnis,untuk menyambut kejuaraan daerah. Setelah kegiatan ini kita akan mencari atlet-atlet, yang nantinya di tanggal 4 februari ini nanti kita akan kumpul kembali untuk menyeleksi atlet-atlet INKADO Provinsi DKI Jakarta yang akan masuk dipemusatan latihan /TC atlet INKADO DKI Jakarta dan bagi yang terpilih nanti akan dipersiapkan untuk event Kejurda FORKI DKI Jakarta tahun 2023." jelasnya.


Ditempat yang sama Sensei Maman Anurahman (Ketua Inkado Pengprov DKI) mengatakan.


Kareteka yang ikut ujin Kyu ini sangat antusias dan sangat fokus mengikuti tahapan ujian yang di berikan oleh Para Dewan Guru Penguji." ujarnya singkat.

Rabu, 01 Februari 2023

Kuasa Hukum Imelda Sinambela, Tris Haryanto, SH,MH :. Terima kasih Bapak Kapolri dan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya yang sudah Menindak Tegas Anggota Kepolisian yang Salah

 

 


  

 

 



 

Jakarta - Akhirnya, Bripka HK, seorang Bhayangkara suami dari Imelda Sinambela (IS) menerima hasil pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH atas perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari hasil Sidang Kode Etik yang digelar oleh Wakil Bidang Profesi atau Wabprof Polda Metro Jaya (PMJ) di Gedung Promoter PMJ, Jakarta, Selasa siang (31/01/2023),


Imelda Sinambela merasa bersyukur atas putusan Sidang Kode Etik tersebut. Ia merasa mendapatkan keadilan dengan keputusan PTDH terhadap Bripka HK, sang suami.


Kasus ini mencuat saat Imelda Sinambela melaporkan sang suami lantaran diduga menyelingkuhi, berzina dan melakukan KDRT psikis terhadapnya. Menurut Imelda, perjuangan yang dia lakukan sangatlah panjang untuk mendapat keadilan.


Hari ini, ia merasa puas lantaran PMJ telah membuat putusan tegas terhadap Bripka HK. “Alhamdulillah, terima kasih Bapak Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) dan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya yang sudah menindak tegas anggota kepolisian yang salah. Saya merasa bersyukur atas putusan hari ini,” jelas Imelda Sinambela kepada wartawan ketika ditemui di Jakarta,  Selasa siang (31/01/2023).


Kuasa Hukum Imelda Sinambela, Tris Haryanto, SH,MH mengatakan, senang dengan putusan itu. Menurutnya, pihak Kepolisian sudah bekerja profesional.


“Klien kami sangat bersyukur atas hasil Sidang Kode Etik Polri oleh Bidang Propam PMJ terhadap Bripka HK yang telah diputus dengan putusan PTDH. Tentunya, dalam permasalahan ini, bisa jadi pembelajaran terhadap anggota Polri yang lain untuk tidak melakukan perbuatan yang sama,” ungkap Tris Haryanto,SH,MH.


Tris menambahkan, saat menjalani pernikahan dengan Imelda Sinambela, Bripka HK kerap berselingkuh hingga berzina dengan orang lain. Hal itu tentu membuat kliennya tidak terima.


“Berdasarkan bukti yang kami punya memang seperti itu. Makanya, kami mengapresiasi sikap tegas Polri memberi sanksi untuk Bripka HK,” ujarnya.


Menurut Tris, meski pihak Bripka HK melaporkan hal serupa, ia menyatakan, laporan itu merupakan hak dari setiap orang. “Itu hak mereka ya kalau memang mau melaporkan klien saya. Namun ingat, laporan untuk kasus itu perlu pembuktian yang kuat,” tutupnya.(red,,)




Jumat, 27 Januari 2023

Twibbon Gamies Indonesia Edisi Januari 2023 Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Militan Anies ( DPP Gamies )

          


TWIBBON GAMIES INDONESIA OFFICIAL

*********

Ayu Ramaikan dan Viralkan,Kalo Bukan Kita siapa Lagi


UPDATE TWIBBON GAMIES EDISI JANUARI 2023



Gamies Simpul Relawanku , Anies Presidenku

Anies Rasyid Baswedan adalah sosok figur intelektual muda yang penuh dengan gagasan cemerlang seperti beliau , maka pantaslah dan sudah saatnya belia memimpin bangsa dan negri dalam pesta demokrasi pilpres 2024 nanti. Bravo Anies

TWIBBON 1    : Gamies Simpul Relawanku , Anies Presidenku



Kami Bersama Anies Baswedan For Presiden 2024

Anies Baswedan  merupakan sosok pemimpin harapan anak muda yang mampu mengatasi berbagai tantangan yang semakin berat ke depannya.jadi pantaslah beliau memimpin bangsa dan Negri ini

TWIBBON 2

Kami Bersama Anies Baswedan For Presiden 2024



MEDIA CORPORATE GAMIES INDONESIA GROUP


GAMIES INDONESIA

GAMIES PEDULI

CYBER GAMIES

Selasa, 24 Januari 2023

Aksi Cepat Tanggap Satgas Yonif Mekanis 203/AK Dalam Membantu Bapak Pendeta Yang Sedang Sakit

Lanny Jaya |  Aksi cepat tanggap dilakukan oleh Pos Pirime Satgas Yonif Mekanis 203/AK dalam memberikan penanganan  kepada Bapak Pendeta yang sedang menderita sakit di Kampung Bugumbak, Distrik Pirime, Kab. Lanny Jaya, Papua, Senin (23/01/2023).


Hal tersebut disampaikan oleh Danpos Pirime Kapten Inf Yoga Pratomo dalam keterangannya di Distrik Pirime. “Kami Satgas Yonif Mekanis 203/AK selalu siap dan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan yang terbaik di Distrik Pirime terutama tentang kesehatan,” jelas Danpos Pirime.


Mendengar dengan adanya laporan dari warga bahwa Bapak Pendeta sedang sakit, Danpos Pirime Kapten Inf Yoga Pratomo memerintahkan Tim Kesehatan Pos Pirime beserta beberapa anggota pos untuk mendatangi kediaman Bapak Pendeta yaitu Bapak Yotan Wakerwa. Sesampainya di rumah beliau, tim kesehatan secara cepat langsung memeriksa kondisi kesehatan Bapak Yotan Wakerwa yang diketahui beliau sudah sakit demam selama ± 2 hari.


Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh Tim Kesehatan Pos Pirime Satgas Yonif Mekanis 203/AK, tak lupa kami memberikan obat maupun multivitamin kepada Bapak Yotan Wakerwa dan kami pun menyampaikan kepada keluarga Bapak Yotan Wakerwa apabila ada anggota keluarga ataupun masyarakat sudah merasa kurang enak badan tak usah sungkan-sungkan untuk berkunjung ke pos sekedar memeriksa kesehatan ataupun meminta obat.


Bapak Yotan Wakerwa menyampaikan sangat berterima kasih atas bantuan dari Pos Pirime Satgas Yonif Mekanis 203/AK karena dengan kehadiran tim kesehatan ke rumahnya, sehingga demamnya mulai turun dan kondisi badan mulai membaik.


“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pos Pirime Satgas Yonif Mekanis 203/AK, berkat bantuannya kondisi badan bapak lebih baik dan kami mendoakan semoga Bapak TNI Pos Pirime selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas,” ucapnya.


Autentikasi : Pen Satgas Yonif Mekanis 203/AK

Senin, 23 Januari 2023

Kakanwil Kemenkumham Sumbar Datangi Lapas Bukittinggi, Ada Apa ???

JAKARTA | Kakanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto AKS, SH, MH tiba-tiba sidak ke Lapas Kelas II A Bukittinggi pada Sabtu (21/1) lalu. Beredar info, turunnya Kakanwil tersebut disebabkan adanya surat dari Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Sumbar kepada Menteri Hukum dan HAM terkait kinerja Marten Bc. IP, SH selaku Kepala Lapas Kelas II A Bukittinggi.


Dalam suratnya tertanggal 20 Januari 2023 itu, LPRI Sumbar meminta  Menteri Hukum dan HAM untuk mengkaji ulang jabatan Marten selaku Kalapas Bukittinggi. LPRI Sumbar menduga adanya pembiaran dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Marten selaku kalapas.


Surat No : 057/LPRI-SB/I-2023 itu diantarkan langsung oleh IN Raja Tega sekretaris LPRI Sumbar ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM di Kuningan Jakarta. Selain itu, tembusan surat juga diantarkan ke kantor Dirjen Pemasyarakatan yang terletak di Jalan Veteran Jakarta.


Menurut Mayor (Purn) Syamsir Burhan selaku Ketua LPRI Sumatera Barat, surat tersebut dikirimkan ke Menteri Hukum dan HAM karena LPRI Sumbar menduga telah terjadi pembiaran dan penyalahgunaan wewenang oleh Kalapas terkait penggunaan Handphone oleh warga binaan dan penggunaan narkoba dilapas tersebut. Tak hanya itu, banyaknya warga binaan yang terkait dengan penangkapan pelaku narkoba di luar lapas, membuktikan adanya kebebasan penggunaan handphone dilapas itu dan hidupnya jaringan narkoba disana.


Masih menurut Syamsir yang didampingi IN Raja Tega, Marten selaku Kalapas Bukittinggi, membenarkan apa yang terjadi dilapas yang dipimpinnya. Anehnya, Marten malah mengatakan tidak ada aturan yang melarang orang untuk memakai handphone. Jika seandainya ada orang yang menuntut terkait larangan pemakaian Handphone, pihak Lapas Bukittinggi akan susah juga untuk menjawabnya.


Bebasnya penggunaan Hp dilapas Bukittinggi untuk bertransaksi narkoba diluar lapas dibuktikan dengan banyaknya warga binaan yang terseret kasus penangkapan narkoba diluar lapas. Saat BNN Sumbar melakukan penangkapan terhadap beberapa orang pengedar Narkoba, BNN Sumbar melakukan pengembangan dan hasilnya menyeret beberapa nama warga binaan yang ada di Lapas Kelas II A Bukittinggi, ujar Syamsir.


Berdasarkan informasi sebelumnya, pada bulan September 2022, salah seorang warga binaan di Lapas Bukittinggi berinisial RN diduga terkait dengan seorang tersangka narkoba jenis ganja yang diamankan penegak hukum/BNN Sumbar.


Menurut Marten kepada LPRI,yang ditangkap terkait ganja itu adalah adik kandungnya RN. Inilah yang mengakibatkan RN sempat dimintai keterangan oleh penegak hukum.


Ditegaskan Samsyir Burhan dalam surat LPRI itu, pada bulan Oktober 2022 lagi-lagi penegak hukum yakni BNN Sumbar mengamankan kurir narkoba jenis sabu. Setelah melakukan pengembangan, BNN Sumbar meminjam ZH seorang warga binaan di Lapas Bukittinggi yang disinyalir terkait dengan kasus narkoba.


Setelah ZH dipinjam BNN Sumbar untuk dimintai keterangan selama dua hari,ZH-pun dipulangkan kembali ke Lapas Bukttinggi. Hal ini dibenarkan Marten selaku Kalapas.


Didalam surat LPRI itu juga diungkapkan bahwa Marten mengakui kalau ZH saat ini sedang mengurus kepindahannya ke Lapas Pekanbaru. Disaat pengurusan pindah itulah Marten baru mengenal ZH.


Tak hanya itu, Marten juga mengakui adanya narkoba yang masuk ke Lapas Bukittinggi melalui belakang dengan cara dilempar dari balik dinding bagian belakang Lapas. Naifnya, Marten malah mengatakan bahwa pihak lapas tak bisa untuk mengontrol sepenuhnya sebab pelemparan narkoba kedalam lapas dilakukan tengah malam. 


Terkait adanya dugaan pungli, Marten tak menampik hal itu terjadi di Lapas Bukittingi. Kendati demikian, Marten mengatakan  pada LPRI dirinya tak mengetahui persis tentang pungli yang dibebankan kepada para warga binaan karena itu merupakan urusan KPLP Lapas Kelas II A Bukittinggi.


LPRI Sumbar menilai telah terjadi pembiaran penggunaan handphone dan pemakaian narkoba di Lapas Bukittinggi oleh Marten Bc. I.P, SH selaku Kalapas. Selain itu juga diduga telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan pungli yang dilegalkan dan dibiarkan oleh Marten selaku Kalapas.


"LPRI Sumbar berharap Menteri Hukum dan HAM RI serta jajaran terkait untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan yang terjadi di Lapas Kelas II A Bukittinggi. Serta memberikan sanksi kepada Marten selaku Kalapas dan oknum di Lapas Kelas II A Bukittinggi apabila terbukti adanya pembiaran, penyalahgunaan wewenang dan pungli dalam Lapas Kelas II A Bukittinggi tersebut", ujar Syamsir Burhan. 

(Red/Ism)

Koramil 1715-04/Okbibab Bersama Satgas 143/TWEJ Gelar Komsos Dan Pengobatan Gratis

Okbibab | Untuk membantu aparat pemerintah dan memberikan rasa kenyamanan untuk masyarakat, Koramil 1715-04/Okbibab bersama Satgas 143/TWEJ kembali melaksanakan komunikasi sosial dan pengobatan gratis kepada masyarakat di kampung Oktanglap, Distrik Okbibab, Kab. Pegunungan Bintang, pada Minggu (22/01/2023).


Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Johanis Victorianus Tethool, S.Sos., saat dihubungi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi agar kebersamaan dan keharmonisan TNI dengan masyarakat tetap terjaga dengan baik.


“Melalui komunikasi secara langsung dengan masyarakat, kita bisa tahu kendala dan permasalahan apa yang dihadapi oleh masyarakat binaan. Selain itu, kegiatan ini kita manfaatkan untuk memberikan himbauan dan informasi penting yang perlu masyarakat ketahui, dengan begitu mereka tidak mudah percaya dengan hoax, apalagi sampai terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang masih bersebrangan dengan NKRI,” katanya Dandim.


Dalam komsos kali ini, ujar Dandim, juga dilaksanakan pengobatan gratis. “Hal ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat yang ingin berobat tanpa harus ke pelayanan kesehatan yang dirasa jauh, untuk itu kami bekerjasama dengan Satgas 143/TWEJ. Kami berharap dengan adanya pengobatan secara rutin yang dilakukan oleh TNI ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan Koramil Okbibab,” ujarnya.


Salahsatu pemuda kampung, Steve menyampaikan terima kasih kepada Koramil Okbibab dan Satgas 143/TWEJ yang sudah datang dan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat di Kampungnya.


“Kami juga berterima kasih karena sudah diberi himbauan dan informasi-informasi penting saat ini. Masyarakat juga sangat terbantu dengan kegiatan pengobatan gratis yang sudah sering dilaksanakan oleh TNI dengan mendatangi langsung rumah-rumah satu persatu. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Fun Bike dan City Run Akhiri Masa Orientasi Bintara dan Tamtama Remaja Lanudal Manado

Sidoarjo Puspenerbal (22/01) | TNI AL, Puspenerbal. Komandan Lanudal Manado, Letkol Laut (P) Tatang Yanuar Ristanto., M.Tr.Opsla, secara resmi menutup masa orientasi Bintara dan Tamtama remaja Lanudal Manado di Pantai Malalayang Kota Manado. Minggu (22/1/23).


Kegiatan penutupan orientasi tersebut dikemas dalam kegiatan Fun Bike dan City Run sejauh 24 KM, start dari Lanudal Manado dan Finish di Pantai Malalayang, dilanjutkan dengan Renang Laut.


"Orientasi tidak selalu dengan kekerasan, dalam orientasi ini kita fokus dalam hal menjaga moril, mengenal dan mencintai daerah kerjanya, serta tentunya memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran fisik mereka sebagai seorang prajurit". Ungkap Letkol Tatang.


"Saya rasa ini kegiatan yang tepat, selain menanamkan kekompakan antar anggota, pengenalan medan tugas selama rute yang dilalui, juga sebagai sarana rekreasi bagi keluarga prajurit". Tambahnya.


-Garda Jalakaca Perkasa-

Slider

Latest News