Notification

×

Iklan

Iklan

PN Jakarta Pusat Gelar Mediasi Perkara Peminjaman Uang

Selasa, 08 Juni 2021 | Juni 08, 2021 WIB Last Updated 2021-06-17T09:42:06Z
- JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menggelar acara mediasi terkait kasus peminjaman uang sebesar Rp4,8 miliar antara Penggugat, dalam hal ini Dini Anggraini (pihak yang memberikan pinjaman uang) dan Tergugat satu. IS. dan Tergugat dua IT.
mediasi digelar di ruang Seno Adjie 2, PN Jakpus, Jalan Bungur, Kemayoran, Senin siang (07/06/2021). Agenda Pada mediasi hari ini, pihak tergugat tidak hadir di persidangan. Dini Anggraini mengatakan, hari ini mediasi, namun pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan ini. “Informasi yang saya dapat, bahwa IT masih berada di Gorontalo. Kita akan maju terus ya untuk sidang pembuktian selanjutnya,” jelas Dini Anggraini kepada wartawan ketika ditemui usai acara mediasi ini. “IS ni pinjam uang sebesar Rp4,8 miliar karena dia bilang mau menjual aset yang nantinya menjadi jaminan buat klien saya. Namun, ketika saya menunggu dan asetnya sudah terjual sekitar Rp7 miliar, uang saya yang dipinjam tidak dibayar,” ujarnya. Dijelaskannya, ketika aset yang dia jual laku Rp7 miliar, tidak ada komunikasi sama sekali dengannya. “Ketika aset yang dijual laku Rp7 miliar, kemudian nomor WhatsApp (WA) saya langsung diblokir oleh IS terangnya. “IS mengakunya pinjam uang sebesar Rp4,8 miliar untuk proyek di Partai Hati Nurani Rakyat atau. Mengaku pekerjaannya pengadaan-pengadaan kaos dan cathering makanan dan ternyata ketika saya selidiki, dia tidak punya proyek di Partai Hanura,” katanya. Ia mengharapkan uangnya bisa dikenbalikan senilai Rp4,8 miliar. “Saya sudah cukup sabar ya. Hampir sekitar 4 (empat) tahun saya disuruh menunggu uang saya bakal dikembalikan,” tutupnya. (DM)
×
Berita Terbaru Update