Notification

×

Iklan

Iklan

Sidang Lanjutan Proyek Bansos, Hakim Ketua Tegur dan Nyatakan Harry "Broker"

Minggu, 20 Juni 2021 | Juni 20, 2021 WIB Last Updated 2021-06-20T12:08:24Z
GAASINDONESIA.COM | JAKARTA Dalam lanjutan sidang perkara kasus Proyek Bantuan Sosial Sembako 2020 di Pengadilan TIPIKOR Jakarta, terungkap bahwa perusahaan yang dipakai Harry bukanlah miliknya.

Dikarenakan peran Harry yang tidak jelas dalam Proyek Bansos Sembako tahun 2020, Hakim Ketua sempat menegur Harry dan menyatakan bahwa Harry adalah “BROKER”

Hal ini sehubungan perusahaan yang digunakan Harry dan rekannya tidak memiliki kualifikasi sebagai supplier karena hanya membeli dari distributor dan menentukan harga ke perusahaan penyedia dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Harry juga disebut sering berkumpul di Kantor HS dengan rekan-rekannya untuk merencanakan mengeruk keuntungan yang berlipat ganda.

Dalam kesaksiannya terdapat juga fakta yang aneh, karena Harry mendapatkan pekerjaan paket sembako dari tahap 1 sampai dengan tahap 12 namun Harry mengaku tidak pernah memberi setoran Fee 10.000 ribu rupiah pun kepada Mantan Menteri Juliari Batubara.

Berbanding terbalik dengan keterangan terdakwa Matheus Joko Santoso dan terdakwa Adi Wahyono yang menyebutkan Harry menyetorkan uang ke Mantan Menteri Juliari Batubara melalui Staf Teknis Menteri Kukuh. (Red)
×
Berita Terbaru Update