Notification

×

Iklan

Iklan

Risma Situmorang Lakukan Upaya Hukum Atas Ditundanya Secara Sepihak Sidang Promosi (Terbuka) Doktor Ilmu Hukum Oleh UNKRIS

Kamis, 10 Februari 2022 | Februari 10, 2022 WIB Last Updated 2022-02-10T10:49:01Z


Rektor UNKRIS Digugat Risma Situmorang Karena Telah Melakukan Perbuatan Melawan Hukum di Pengadilan negeri Bekasi

GAAS INDONESIA - BEKASI - Risma Situmorang Lakukan Upaya Hukum Atas Ditundanya Secara Sepihak Sidang Promosi (Terbuka) Doktor Ilmu Hukum Oleh UNKRIS

Perkara dengan nomor 36/PDT.G/2022/PN.BKS sudah terdaftar di PN Bekasi digelar sidang perdana pada hari Selasa, tanggal 8 Pebruari 2022 diruang sidang pengadilan negeri Bekasi lantai dua.

Sidang Digelar dengan pembacaan perkara oleh Hakim pengganti Pengadilan negeri Bekasi. Hadir dalam sidang perdana pihak Penggugat Risma Situmorang dengan didampingi oleh tim kuasa hukum Advokat Heribertus.S.Hartojo,SH,MH dan kawan-kawan. Tanpa dihadiri pihak-pihak tergugat dalam hal ini pihak Universitas Krisnadwipayana.

Setelah selesai sidang awak media, mewancarai kuasa hukum Advokat Heribertus Hartojo, SH, MH menjelaskan bahwa , sidang perdana ini adalah perkara gugatan klien saya, Risma Situmorang yang sebagai mahasiswa sedang menempuh gelar doktornya di universitas Krisnadwipayana. Secara mendadak dalam acara sidang terbuka pada 22 desember 2021, secara mendadak dibatalkan 1 hari sebelumnya oleh pihak Rektorat. Padahal klien kami sudah memenuhi semua persyaratan akademik dan administratif dan telah menempuh kuliah selama 3 tahun.” jelasnya kepada awak media.

Risma Situmorang kepada media mengatakan, “saya dalam hal ini merasa dirugikan baik moril maupun materiil. Penggantian mendadak promotor & co.promotor dalam sidang terbuka tersebut hanya alasan yang dibuat buat dan sangat keterlaluan. Sedangkan saya tidak pernah dibimbing dan diuji oleh promotor yang diusulkan Prof Gayus untuk mengganti Promotor Prof Basuki Rekso Wibowo sudah pasti uji materi akan berbeda.” ungkapnya.

“Ini belum pernah terjadi penguji sidang promotor co.promotor diganti hanya 1 hari sebelum sidang terbuka. Adalah sangat disayangkan terjadi didunia pendidikan. Saya sudah melapor ke Dikti untuk memperbaiki sistem pendidikan di universitas, yang mana ini adalah suatu tindakan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)," ujar Risma.

“Ini kan cerita masa lalu urusan pribadi dan saya saat itu profesi sebagai Advokat dan pengacara. Nah Masalah sekarang saya sebagai mahasiswa yang merasa dirugikan. Sehingga saya merasakan adanya konspirasi perbuatan melawan hukum dengan menggunakan Jabatan yang rangkap di UNKRIS untuk menghancurkan cita2 pendidikan saya untuk memperoleh Gelar Doktor” ungkap Risma.

Dari pihak Risma Situmorang & tim kuasa hukum sudah melakukan somasi sebanyak 3 kali baik kepada Dekan Fakultas Hukum maupun kepada REKTOR UNKRIS, namun tidak ada tanggapan, bahkan Surat Ket Pindah dan administratif kemahasiwaan sayapun saat ini telah diambil alih oleh Yayasan UNKRIS.

Dari pembacaan perkara oleh hakim anggota bahwa, tergugat sudah dipanggil untuk persidangan tetapi tidak ada satupun yang hadir di sidang perdana ini.

Dari segi kerugian atas perbuatan pihak rektor dan senat dalam hal ini Risma Situmorang amat sangat dirugikan baik material, waktu, nama baik.

“Mengenai gugatan materiil ini, kami menuntut 400juta & 1.000.000.000 untuk imateriil,” ungkap tim kuasa hukum Heribertus Hartojo, SH,MH.

Pers Rilis.

Risma Situmorang, mahasiswi S3 Doktor Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana NPM: 1801741014, tercatat sebagai mahasiswi S3 Doktor Ilmu Hukum di Universitas Krisnadwipayana sejak tahun 2018, telah menyelesaikan semua perkuliahan dan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3.88, sesuai dengan Kartu Hasil Studi yang ditetapkan oleh Ketua PP Ilmu Hukum Prof. Dr. Ema Widjajati, SH, MH pada tanggal 2 April 2019, yang seharusnya mengikuti Sidang Promosi (Terbuka) Doktor Ilmu Hukum pada hari Rabu, 22 Desember 2021, namun tiba-tiba pada tanggal 20 Desember 2021 sekitar pukul 22.30 WIB , Risma Situmorang menerima pesan melalui WhatsApp dari Rektor Universitas Krisnadwipayana yang isinya Softcopy Surat Nomor: 1575.A/A.02.02/XII/2021,

Perihal:

Penggantian Promotor, Co-promotor, Penguji/Penyanggah yang dilakukan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Ujian Terbuka Alasan tersebut tidak berdasar hukum, tidak adil, dan tidak adil karena Akademis Risma Situmorang telah lulus dan lolos pada setiap proses ujian yaitu Ujian Proposal , Seminar Hasil Penelitian dan Ujian Tertutup.

Risma Situmorang telah melakukan upaya-upaya dalam menghadapi intervensi Rapat Senat dan Rektor Universitas Krisnadwipayana untuk mengganti Promotor, Co-Promotor, dan Penguji/Penyanggah saat Sidang Promosi (Terbuka) Doktor Ilmu Hukum a/n Risma Situmorang, yaitu dengan membuat dan mengirim surat- surat sebagi berikut :

1. Surat No. 258/RMEP/XII/2021 tanggal 22 Desember 2021 : Pengaduan Adanya Tindakan Yang Tidak Profesional, Tidak Beralasan, Tidak Berdasarkan Hukum, dan Mencederal Rasa Keadilan, Serta Tidak Beretika dan Telah Mempermalukan Saya dan Keluarga, Yang Dilakukan Oleh Ketua Senat Universitas dan Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, Yang Menunda Pelaksanaan Ujian Terbuka Promost Doctor a/n Saya (Risma Situmorang) Secara Tiba-Tiba dan Semena-Mena 1 (satu) Hari Sebelum Hari Pelaksanaan dan melakukan Penggantian Promotor, Co-Promotor dan Penguji/Penyanggah Disertai Pada Tingkat Ujian Terbuka Promosi Doktor, yang ditujukan kepada Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D, IPU, ASEAN Eng. Selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

2. Surat No. 259/RM&P/XII/2021 tanggal 23 Desember 2021, Desember : Keberatan Terhadap Surat Rektor Universitas Krisnadwipayana Nomor: 1575.A/A.02.02/XII/2021, Perihal: Penundaan Sidang Terbuka, Tanggal 20 2021, Karena Adanya Tindakan Yang Tidak Profesional Yang Dilakukan Oleh Rektor Universitas Krisnadwipayana dan Ketua Senat Universitas Serta Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, Yang Menunda Pelaksanaan Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum A/N. Saya (Risma Situmorang) 1 (Satu) Hari Sebelum Pelaksanaannya Dengan Agenda Penggantian Promotor, Co-Promotor dan

Penguji/Penyanggah Pada Tingkat Sidang Terbuka, yang ditujukan kepada Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.SIP, CIQaR. Selaku Rektor Universitas Krisnadwipayana. 3. Surat tanggal 23 Desember 2021 tanggal: Surat Permohonan Pindah Kuliah, yang ditujukan kepada Dekan Fakultas Hukum UNKRIS Cq. Rektor Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS).

4. Surat No.263/RMEP/XII/2021 tanggal 27 Desember 2021 tanggal : Pengaduan Adanya Pelanggaran Atas Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Larangan Rangkap Jabatan Organ Yayasan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Yang Terjadi di Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), yang ditujukan kepada Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D, IPU, ASEAN Eng. Selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

5. Surat No. 263/RMEP/XII/2021 tanggal 27 Desember 2021, : Pengaduan Adanya Pelanggaran Atas Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pendidikan Tinggi Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Larangan Rangkap Jabatan Organ Yayasan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Yang Terjadi di Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), yang ditembuskan kepada Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah III.

6. Surat tanggal 4 Januari 2022, Tanggal: Mohon Perlindungan Hukum Atas Pelanggaran HAM Terhadap Perempuan Yang Merupakan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) a/n Risma Situmorang Yang Dilakukan Oleh Rektor, Ketua Senat Universitas dan Ketua Senat UNKRIS, Yang Telah Mempermalukan Diri Saya dan Keluarga Besar Karena Menggagalkan Sidang Promosi (Terbuka) Doktor H-1 Tanggal 22 Desember 2021 Yang Bertetapan Dengan Hari Ibu, yang ditujukan kepada Andy Yentriyani selaku Ketua Komnas Perempuan.

7. Surat No. 06/RM&P/1/2022 tanggal 5 Januari 2022, tanggal : Tindak Lanjut Pengaduan Adanya Tindakan Yang Tidak Beretika, Tidak Profesional, Tidak Beralasan, Tidak Berdasar Hukum, dan Mencederal Rasa Keadilan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Yang Terjadi Di Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), yang ditujukan kepada Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D, IPU, ASEAN Eng. Selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. 8. Surat tanggal 6 Januari 2022, tanggal: Surat Ke-2 Permohonan Pindah Kulah, yang ditujukan kepada Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.SiP., CIQaR. Selaku Rektor Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Cq. Dr.Cita Citrawinda Noerhadi, SH, MIP. selaku Dekan Fakultas Hukum UNKRIS.

9. Surat No. 10/RM&P/1/2022 tanggal 12 Januari 2022, tanggal : Pengaduan Adanya Pelanggaran Atas Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Larangan Rangkap Jabatan Organ Yayasan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Yang Terjadi Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Yang Mengakibatkan Ketua Pembina dan Anggota Pembina Yayasan Yang Rangkap Jabatan Sebagal Ketua Senat Universitas dan Ketua Senat Fakultas Juga Sebagal Dosen Di Program S2 UNKRIS Yaitu Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun. SH, MH dan Prof. Dr. M. Iman Santoso, SH, MH, MA melakukan Intervensi dan Arogansi Pada Tahap Promosi Ujian Terbuka Mahasiswa Atas Nama Risma Situmorang, yang ditujukan kepada Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III.

10.Surat tanggal 12 Januari 2022, tanggal Pengaduan Adanya Tindakan Yang Tidak Profesional, Tidak Beralasan dan Tidak Bermoral, Tidak Beralasan dan Tidak Berdasar Hukum, Mencederal Rasa Keadilan, Yang Dilakukan Oleh Rektor Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) dan 2 (Dua) Guru Besar Yaitu : Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, SH, MH (Selaku Ketua Senat UNKRIS Sekaligus Ketua Pembina Yayasan UNKRIS, Juga Sekaligus Dosen UNKRIS) dan Prof. Dr. M. Iman Santoso, SH, MH, MA (Ketua Senat Fakultas Hukum UNKRIS ), Yang Telah Mengintervensi Pelaksanaan Ujian Terbuka

11 vendor dekad nema pre tempat pelaksanaan Sidang Terbuka Prom Doktor nu Hukum PENGGUGAT tanggal 22 Desember 2021 d Purt Ratna Ballroom Grand Sahid Jaye Hotel Jakarta sebesar Rp Rp 121 pak, biaya perlengkapan dan bilas lain-lain yang dikeluarkan PENGGUGAT pada acara Sidang Terbuka Promo Doktor Rmu Hukum PENGGUGAT 22 Desember 2021 dt Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta sebesar Rp. 13.659,100,

13) Baya Peyelesaian Program Pascasarjana Doktor u Hukum di Perguruan Tingg an, dimana PENGGUGAT harus kembali melakukan pendaftaran, mengeluarkan aya-baya senester, biays ullen proposal, baya ujian hasil penelitian, biaya pra promosi, biaya utan pros, yang dapat diperkirakan sama dengan baya yang ten oktkan PENGGUGAT pada saat kuliah di UNERIS Rp. 131.850.000,

sents tatal Kecapan Materi PENGOUGAT, sebesar Rp. 418.098.941 (empat cat de belas uta dels city.remblian ratio meat puluh saty

Bahwa aga PENGGUGAT fokus dan konsentrasi dalam peruthandan penyempurnaan Ofertas untuk dapat menyelesaikan Program Studi Doktor limu Phun dalam waktu 3 gal tahun untuk memperoleh predikat Cum Laude, maka sejak bulan Jun tahun 2021 PENGGUGAT tidak lagi aktif menangan perkara perkara, bak sebagai ADVOKAT maupon sebagal KURATOR dan PENGURUS Waktu tanaga dan pikiran PENGGUGAT sangat terkuras dan PENGGUGAT pun sangat merasa tertekan untuk melakukan perlawanan menolak Penggantian Promotor pada tahapan Sidang Promal Terbuka, sehingga PENGGUGAT harus menemul Saudara Dr. Firman Wijays, SH, MH selaku Dekan pada saat itu, menemul TERGUGAT I UNRIS tahun 1997, Saudara Dr. Palmer Situmorang, S.H.. namun akhimys semua menjadi sta sia karena Sidang Terbuka PENGGUGAT dippan yg sevgyanya sebagai persembahan PENGGUGAT bagt Bunda tercinta yang telah meninggal 30 tahun lalu dan bertepatan dengan HAR BU PENGGUGAT lukan secara tidak bermartabat oleh TERGUGAT 1 TERGUGAT dan TERGUGAT sehingga amat sulit menilai kerugian linatertil tersebut, namun dalam hal PENGGUGAT menetapkan kerugian Imateri

Menyatakan sa dan berturga Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) atas 5.1. Harta dan bangunan milk Yayasan Universitas Krisnadwipayana yang beralamat Reya Jatiwaringin, RT. 03/RW. 04, Jatiwaringin, Pondok Gede Jaticempaka, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat 13077. 5.2. Sarwa dan Prasarana mk UNKRIS yang beralamat di Jl. Raya Jatiwaringin, RT. 03/RW. 04, Jatiwaringin, Pondok Gede, Jaticempaka, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat 13077, sebagaimana disebutkan dalam Pasal

80 ayat (1) Statuta UNERIS Tahun 2021, yaitu: & Lahan Kampus; Ruang Kulla Promost Doktor a/n Saya (Rama Situmorang) Semena-Mena 1 (Satu) Hari Sebelum Hari Pelaksanaan Ujian Terbuka dan Melakukan Penggantian Promotor, Co-Promotor dan Penguji/Penyanggah Disertasi Pada Tingkat Ujian Terbuka Promost Doktor, yang ditujukan kepada Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu, M.M. selaku Ketua Persatuan Guru Besar indonesia (PERGUBI).

11. Surat No. 16/RMEP/1/2022 tanggal 13 Januari 2022, perihal: Permohonan Agar Dapat Memberikan Validast Nilal Akademik a/n Saya (Risma Situmorang) Selama Saya Kullah di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana, yang ditujukan kepada Dr. Ir. Paristiyant! Nunwardant, M.P. selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah.

12.Surat tanggal 14 Januari 2022, perihal Surat Ke-3 Permohonan Pindah Kuliah Sekaligus Peringatan Terakhir, yang ditujukan kepada Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.SIP.. CIQAR Selaku Rektor Universitasi Krisnadwipayana (UNKRIS). 13. Surat tanggal 14 Januari 2022, perihal: Surat Ke-3 Permohonan Pindah Kullah Sekaligus Peringatan Terakhir, yang ditembuskan kepada Dr. Cita Citrawinda Noerhadi, SH., MIP selaku Dekan Fakultas Hukum UNKRIS

Tim Kuasa Hukum dan Advokast Risma Situmorang berdasarkan Surat Kuasa No. 01/SK/TKHDARM.1/2022 yaitu sebagai berikut: Heribertus S. Hartojo, S.H., M.H., Dr. Mehbob, S.H., M.H., Lamria Siagian, S.H., M.H., Marta Sari Tarigan, S.H., Christine N. A. Soulsa, S.H. dan Ella Rahmanta S.H., telah mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum pada tanggal 21 Januar 2022 di Pengadilan Negeri Bekasi dengan perkara register no. 36/Pdt.G/2022/PN. BKS, terhadap: 1. Dr. Ir. AYUB MUKTIONO, M.SIP., CIQAR., selaku Rektor Universitas Krishadwipayana – sebagai TERGUGAT I Prof. Dr. T. GAYUS LUMBUUN, 5.H., M.H., selaku Ketua Senat Universitas 2 Krisnadwipayana sebagal TERGUGAT II; 3. Prof. Dr. M. IMAN SANTOSO, S.H., M.H., M.A., selaku Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana sebagai TERGUGAT III: Dr. CITA CITRAWINDA NOERHADI, S.H., MIP., selaku Dekan Fakultas Hukum 4 Universitas Krisnadwipayana sebagai TURUT TERGUGATI; 5. Dr. Siswantari Pratiwi, S.H., M.M., M.H., selaku Ketua Prodi Pascasarjana Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana sebagal TURUT TERGUGAT II. Dengan Petitum sebagai berikut:

MENGADILL: DALAM PROVISI 1. Mengabulkan permohonan Provist PENGGUGAT untuk seluruhnya. 2 Melarang TERGUGAT I melakukan tugas-tugas sebagai Rektor UNKRIS, melakukan tugas sebagai tenaga pendidik/Dosen baik untuk mengajar dan membimbing pada program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Hukum UNKRIS c. Gedung Perpustakaan; d. Gedung Rektorat; e. Gedung Pendopo; f. Laboratorium; S. Masjid: (TIDAK DIAJUKAN SITA) h. Sarana Olahraga; i. Parkir; J. Taman Mahasiswa; k. Ruang Terbuka Hijau; 1. Pusat kegiatan Mahasiswa; m. Kantin Mahasiswa 5.3. Rekening PANIN BANK, Nomor: 112 500 1584 a/n. Program Doktor Ilmu Hukum UNKRIS 6. Menyatakan putusan perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu walaupun ada bantahan, banding atau kasasi dari TERGUGAT I, TERGUGAT II, TERGUGAT III, TURUT 7. TERGUGAT I dan TURUT TERGUGAT II (Uitvoorbaar bij voorraad). 8. Menghukum TURUT TERGUGATI dan TURUT TERGUGAT II tunduk melaksanakan Putusan. Menghukum TERGUGAT I, TERGUGAT II dan TERGUGAT III untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini. ATAU, apabila Ketua Pengadilan Negeri Bekasi Cq. Majelis Hakim Pemeriksa Perkara aquo berpendapat lain, mohon Putusan yang seadil-adilnya (Ex aequo et bono).
×
Berita Terbaru Update