Minggu, 13 November 2022

Babeh Djamil : Tak Masuk Akal, Satu Keluarga Meninggal Karena Kelaparan, Rumah saja Rp. 3,5 Miliar

 


GAASINDONESIA. COM| Ketua Korwil Forum Betawi Rempug (FBR) Jakarta Barat. H. Mudjamil menegaskan, peristiwa meninggalnya satu keluarga di perumahan mewah Citra Garden, yang diduga karena kelaparan, sangat tidak masuk akal. Artinya, Wali Kota Jakarta Barat tak etis disalahkan soal musibah yang menghebohkan ini.



"Kenapa saya katakan bukan karena kelaparan, harga rumahnya saja Rp3,5 miliar. Terus almarhum baru beli mobil baru. Lain hal kalau tinggal di rumah kumuh, mungkin bisa dikatakan karena kelaparan. Kalau ini sangat tak masuk akal," tegas Bang Djamil, sapaan akrab H. Mudjamil, Sabtu (12/11/2022).



Dikatakan Bang Djamil, dirinya turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Jakarta Barat yang juga wilayahnya itu. "Karena tidak faktor kelaparan, berarti sangat tidak etis untuk menyalahkan Walikota Jakarta Barat, selaku pemimpin wilayah," kata Bang Djamil.



Seperti diketahui, peristiwa meninggalnya satu keluarga di perumahan mewah Citra Garden, RW 15 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat sangat menggemparkan warga sekitar. Mereka satu keluarga yang meninggal itu yakni Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40), dan Budianto (69). Jenazah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri, anak perempuan dan paman tersebut sudah dilakukan autopsi oleh Tim dokter forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta.



Berita yang beredar bahwa peristiwa yang menimpa satu keluarga itu tewas itu diduga karena kelaparan atau kekurangan makan. Seperti yang diduga oleh Tim Dokter Forensik RS Kramat Jati Jakarta. Namun di lapangan malah menggambarkan sebaliknya.



Bang Djamil menduga satu keluarga yang meninggal diduga karena depresi. Bahkan satu tahun yang lalu (2021) almarhum/almarhumah baru saja membeli sebuah kendaraan roda empat mobil merek Honda Brio dan peralatan rumah tangga kulkas baru senilai Rp18 juta.



“Mereka satu keluarga meninggal karena diduga depresi. Bukan karena kelaparan. Satu tahun yang lalu 2021 mereka almarhum/almarhumah baru saja membeli mobil baru dan peralatan rumah tangga yang juga baru," tutur tokoh masyarakat Jakarta Barat ini. (ULI)


REF : BABEH H. MU DJAMIL