Kamis, 01 Desember 2022

Ketua Umum NPI, DR. H. Tubagus Bahrudin, SE, MM : Wadah Baru ini sebagai Bentuk Kegelisahan Banyaknya para Pengusaha yang Kolaps di tengah situasi sekarang


 



 


Jakarta - Wadah baru bagi pengusaha di Tanah Air resmi terbentuk.  Nusantara Pengusaha Indonesia (NPI) resmi dideklarasikan di Hotel Balairung, Jakarta, Rabu (30/11/2022) oleh Ketua Dewan Pendiri sekaligus Ketua Umum NPI, DR. H. Tubagus Bahrudin, SE, MM.



 Deklarasi sekaligus silaturahmi nasional keluarga besar NPI dihadiri Ketua Dewan Pembina NPI, Marsda TNI (Purn) Asep Chaerudin MA S. S serta perwakilan pengusaha dari berbagai bidang hadir bersinergi membentuk wadah ini.


Ketua Umum NPI, DR. H. Tubagus Bahrudin, SE, MM mengatakan wadah baru ini sebagai bentuk kegelisahan banyaknya para pengusaha yang kolaps di tengah situasi sekarang. Untuk itu hadirnya NPI sebagai wadah untuk mempersatukan para pengusaha dari berbagai bidang.



“NPI adalah rumah besar bagi para pengusaha dari Sabang sampai Merauke. Ini tempat berkolaborasi, bersinergi antara pengusaha. Bagaimana negara kita mau maju kalau tanpa pengusaha yang memikirkan negara ini. NPI akan menjadi ujung tombak pembangunan,” ungkapnya


Selain menghimpun para pengusaha di Tanah Air, NPI juga mengajak para pengusaha dari luar negeri, seperti dari Brunei Darussalam, Qatar, dan Arab Saudi.



“Kami akan kembali menggagas pembangunan Jembatan Selat Sunda yang sempat tertunda dengan nilai investasi Rp100 T menggaet investor luar negeri,” ujarnya 



NPI diharap menjadi wadah bertukar pikiran sesama pengusaha, sarana saling support antara pengusaha muda dengan pengusaha senior dalam mengatasi permasalahan-permasalahan perusahaan.



“Intinya berdirinya NPI ini hanya sebagai wadah mempererat tali silaturahmi serta penguatan para pengusaha. NPI berasal dari berbagai sektor mulai dari pertanian, media, kontraktor, jasa, perdagangan dan lainnya,” tambahnya 



“Pada dasarnya lahirnya NPI ini akan membantu Pemerintah dalam menciptakan lapangan-lapangan pekerjaan bagi anak-anak bangsa. Karena dengan bersatunya para pengusaha dan saling membantu bertukar pikiran dalam mengembangkan usahanya, maka akan terciptanya banyak sekali lapangan pekerjaan yang baru.” katanya.(red)